Berita

Babak Baru Skandal Jati KRPH Kendit: Tepis Dalih Bencana ADM, Rosi Bongkar “Inspeksi Diam-Diam” & Dugaan Keterlibatan Oknum

Redaksi
×

Babak Baru Skandal Jati KRPH Kendit: Tepis Dalih Bencana ADM, Rosi Bongkar “Inspeksi Diam-Diam” & Dugaan Keterlibatan Oknum

Sebarkan artikel ini
perhutani
Foto : Matrosi saat menunjukan potongan tunggak pohon jati di wilayah blok 40 di kawasan Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Kendit, Kabupaten Situbondo (Dok. Redaksi SniperNews)

SITUBONDO, SNIPERNEWS.CO.ID — Polemik pembalakan liar di kawasan Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Kendit, Kabupaten Situbondo, kian memanas dan beraroma konspirasi. Dalih Perum Perhutani KPH Bondowoso yang menyebut temuan tunggak kayu jati sebagai akibat bencana alam kembali disemprot habis-habisan oleh aktivis lingkungan, Rosi (Ronggolawe).

Setelah sebelumnya membeberkan kejanggalan teknis pemotongan kayu menggunakan gergaji manual di luar prosedur standar bencana, kini Rosi membongkar manuver mencurigakan yang dilakukan oleh jajaran petinggi Perhutani di lapangan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada Jumat (31/07/2026), jajaran petinggi Perhutani terpantau turun gunung secara senyap ke lokasi kejadian.

“Hari Jumat kemarin (31/07), tanpa memberi tahu saya maupun rekan-rekan media, ADM berpapasan dengan saya turun langsung ke lokasi bersama Waka Selatan, Waka Utara, Polmob, Asper, hingga seluruh mantri termasuk mandor Sutres dan Agus. Kalau Perhutani berniat membuat persoalan ini transparan, kenapa tidak sekalian mengajak saya dan teman-teman media? Ada apa di balik ini semua?” sergah Rosi penuh curiga, Minggu (02/08/2026).

Rosi menilai, sidak tertutup yang dilakukan para petinggi Perhutani tersebut sarat akan upaya pengkondisian. Ia meyakini bahwa bukti-bukti kebenaran di lapangan sudah sangat telanjang dan kasatmata, namun penegakan hukum internal dipastikan jalan di tempat.

Lebih jauh, Rosi melontarkan tudingan telak yang mengarah pada lingkaran kekuasaan di bawah. Menurutnya, mustahil bagi seorang Asper untuk menjatuhkan sanksi atau menindak Mantri Kartoyo atas carut-marut yang terjadi.

“Aspernya tidak mungkin menindak Mantri Kartoyo karena mereka saling melindungi. Kalau Mantri Kartoyo sampai ditindak tegas, dia pasti akan ‘bernyanyi’, dan itu bakal menyeret sang Asper serta oknum-oknum pejabat lainnya yang turut bermain,” bongkar Rosi dengan nada sengit.

Baca juga:
Pelaku Curanmor Situbondo Ditangkap, Sindikat Lintas Wilayah Terendus

Hingga berita ini diterbitkan dan disiarkan ulang, tim awak media terus berupaya meminta konfirmasi lanjutan kepada Administratur (ADM) Perum Perhutani KPH Bondowoso, Munir. Namun, pesan konfirmasi yang dikirimkan melalui aplikasi WhatsApp hingga saat ini belum mendapatkan respons atau tanggapan balasan.

Publik kini mendesak adanya investigasi independen dari pihak luar Perhutani guna membuka seterang-terangnya dugaan penjarahan hutan lindung dan hutan produksi yang merugikan negara tersebut.

Penulis : Redaksi

Editor : S-One